Kekayaan Bahasa Sunda Sangat Diminati Anak Muda Saat Ini

Festival Drama Basa Sunda Pelajar
Kusnaedi: Kekayaan Bahasa Sunda Sangat Diminati Anak Muda Saat Ini

Jumat, 11/02/2011 – 17:29

KELOMPOK Seni Pertunjukan SMK Pasundan 1 Bandung tampil di “Festival Drama Basa Sunda Pelajar” (FDBSP), bertempat di Gedung Kesenian Rumentang Siang, Jalan Baranang Siang No. 1 Kosambi Bandung, pada hari ke lima (Jumat,11/2) membawakan naskah “Seksa” karya Dhipa Galuh Purba*

BANDUNG, (PRLM).- Kekayaan bahasa Sunda bukan hanya dari raga kata maupun ungkapan, tetapi juga dialek ataupun cara mengungkapkan. Kekayaan ini merupakan potensi yang sebenarnya sangat diminati oleh anak-anak saat ini yang cenderung menyukai akan hal-hal baru.

“Namun terhadap potensi bahasa Sunda di kalangan anak-anak tersebut tidak ditangkap oleh para pendidik. Karena ada kecenderungan para pendidik lebih terfokus pada buku teks yang menjadi pedoman bahan ajaran,” ujar Kusnaedi, pendidik yang juga budayawan Sunda, di sela-sela pelaksanaan “Festival Drama Basa Sunda Pelajar” (FDBSP) Jumat (11/2) bertempat di Gedung Kesenian Rumentang Siang, Jalan Baranang Siang No. 1 Kosambi Bandung.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kusnaedi, melihat kondisi kekinian yang sedang terjadi di kalangan anak-anak. Bahasa pergaulan yang dipergunakan cenderung bahasa Sunda campuran berupa bahasa Sunda dengan bahasa Indonesia (bahasa nasional, dengan penyampaian ala bahasa pergaulan).

“Padahal kalau diarahkan secara baik dan benar seperti halnya melalui kegiatan main teater ataupun drama seperti yang diikuti oleh para pelajar di festival (FDBSP) sekarang ini, bahasa Sunda yang dipergunakan meski merupakan bahasa pergaulan tapi tidak bercampur baur dengan bahasa nasional (bahasa Indonesia),” ujar Kusnaedi.

FDBSP 2011 yang diselenggarakan Teater Sunda Kiwari bekerjasama dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat, serta Pikiran Rakyat, Jumat, 11/2) memasuki hari ke lima. Tampil kelompok teaterKelompok Seni Pertunjukan SMK Pasunda 1 Bandung membawakan naskah “Seksa” karya Dhipa Galuh Purba, Teater Lumut SMAN 24 Bandung dan Kelompok Teater Beas SMA Pasundan 8 Bandung, keduanya membawakan naskah “Nu Jaradi Korban”, karya (Alm) R. Hidayat Suryalaga,. (A-87/das)***

Sebuah Tanggapan untuk Kekayaan Bahasa Sunda Sangat Diminati Anak Muda Saat Ini

  1. sugih gumilar mengatakan:

    sampurasun kang
    upami nyondong bade nyuhunkeun naskah kasur butut karya arthur S. Nalan
    abdi sugih ti teater prabu bogor
    sugihgumilar@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.