RSS

Drama “Tukang Asahan” naskah : Wahyu Wibisana, garapan Téater Sunda Kiwari.

“Tukang Asahan” drama lawas, dibukukeun taun 1978, tapi teu leungiteun amanah najan dipéntaskeun jaman kiwari. Komo apan, ieu drama téh euyeub ku palasipah nu kudu dipikiran ku nu lalajo.

Tukang asahan

Drama “Tukang Asahan” nyaritakeun lalampahan nu dagang batu asahan, nu geus mangalam-alam kukurilingan, tapi teu payu-payu. Gok tepung jeung mahasiswa nu terus milu mangdagangkeun batu asahan. Tukang Asahan jeung mahasiswa, némbongkeun situasi jaman modéren.

02 04 0503Dina lalampahanana, maranéhna tepung jeung rupa-rupa jalma ti jaman nu béda-béda. Aya Sudagar, kudu nyanghareupan pamajikan nu panasbaran, sirik pidik pédah nénjo batur leuwih beunghar. Aya Si Kabayan nu kasohor ngedul taya kadaék, unggal poé paséa jeung pamajikananana, tur kudu nyanghareupan mitoha. Aya deui rombongan ti jaman karajaan, nu nyaritana dikawihkeun (siga Gending Karesmén). Masing-masing jalma ti unggal jaman téa, tuluy tarepung, kalayan tujuan nu sarua: néangan batu asahan pikeun ngaréngsékeun pasualan dununganana.

06 07“Tukang Asahan” ngasongkeun pasualan hirup nu kudu disurahan. Minangka hiji pintonan, ieu drama ngajak seuri (tur dina enas-enasna mah ngajak nyeungseurikeun sorangan), jeung ngajak mikir deuih. Dina ieu drama, unggal jalma najan hirup dina jaman nu béda, saéstuna boga pasualan nu sarua. Batu asahan ukur dipaké simbol keur nyungsi masalah nu saéstuna, nyaéta kumaha urang bisa pikiran jeung kamampuh keur nyanghareupan kahirupan.***(DNS)

http://www.sundanews.com/aos/seratan/1342624086

Poster Tukang Asahan 2015

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 3 April 2015 in Pementasan

 

Tag:

Gambar

Pinunjul Festival Drama Basa Sunda ka-16 Tahun 2015 Tingkat Pelajar / Remaja

Wilujeng ka para Pinunjul Festival Drama Basa Sunda ka-16 Tahun 2015 Tingkat Pelajar / Remaja.

Aktor Pinunjul FDBS ka-16

Aktor Pinunjul FDBS ka-16

Aktris Pinunjul FDBS ka-16

Aktris Pinunjul FDBS ka-16

Panata Musik Pinunjul FDBS ka-16

Panata Musik Pinunjul FDBS ka-16

Panata Artistik Pinunjul FDBS ka-16

Panata Artistik Pinunjul FDBS ka-16

Nu Nulis Naskah : Kalangsu Naskah Favorit FDBS ka-16

Nu Nulis Naskah : Kalangsu
Naskah Favorit FDBS ka-16

Sutradara Pinunjul FDBS ka-16

Sutradara Pinunjul FDBS ka-16

Pinunjul katilu FDBS ka-16

Pinunjul katilu FDBS ka-16

Pinunjul kadua sareng Pinunjul kahiji FDBS ka-16

Pinunjul kadua sareng Pinunjul kahiji FDBS ka-16

Teater Sunda Kiwari

Cuplikan Video Pengumuman Pinunjul Festival Drama Basa Sunda ka-16 Tahun 2015 Tingkat Pelajar / Remaja.

https://youtu.be/fTz8NSHACOs

 

Tag:

Festival Drama Basa Sunda ke-16 Tahun 2015 tingkat Pelajar / Remaja, Siap digelar !

Sebanyak 61 peserta dari 69 pendaftar yang berasal dari kelompok / group teater sekolah di Jawa Barat, siap beradu kemampuan dalam acara Festival Drama Basa Sunda ke-16 Tahun 2015 tingkat Pelajar / Remaja.

Penjelasan Teknis mengenai FDBS ke XVII Tahun 2015 Tingkat Pelajar / Remaja

Penjelasan Teknis mengenai FDBS ke XVII Tahun 2015 Tingkat Pelajar / Remaja

Para peserta melaksanakan Technical Meeting dengan Panita FDBS ke XVII Tahun 2015 Tingkat Pelajar / Remaja, sekaligus pengundian Jadwal Midang.

Para peserta melaksanakan Technical Meeting dengan Panita FDBS ke XVII Tahun 2015 Tingkat Pelajar / Remaja, sekaligus pengundian Jadwal Midang.

Jadwal Midang FDBS ke XVI Tahun 2015 tingkat Pelajar / Remaja.

Jadwal Midang FDBS ke XVI Tahun 2015 tingkat Pelajar / Remaja.

 

Tag:

Festival Drama Basa Sunda ke 16 tahun 2015 tingkat Pelajar

FDBS ke 16 tahun 2015 tingkat Pelajar

Teater Sunda Kiwari kembali akan menyelenggarkan Festival Drama Basa Sunda (FDBS) ke 16 Tahun 2015 tingkat Pelajar.

Festival Drama Basa Sunda sejak tahun 1990 pada awalnya hanya diikuti oleh kelompok / group dari kalangan umum dan dilaksanakan setiap dua tahun sekali. Seiring berjalannya waktu dan melihat antusiasme peserta dari kalangan umum dan pelajar pada setiap penyelenggaraan FDBS ini, maka sejak tahun 2011 kami memutuskan untuk dilaksanakan setahun sekali. Kategori pesertanya pun dibagi dua. Pada tahun ganjil pesertanya dari kalangan pelajar, sedangkan tahun genap dari kalangan umum.

Grafik Jumlah Peserta FDBS 2014

TEKNIS PELAKSANAAN

Waktu dan Tempat Penyelenggaraan

Festival Drama Basa Sunda ke 16 tingkat Pelajar ini akan diselenggarakan pada tanggal 9 s/d 28 Maret 2015 bertempat di Gedung Kesenian Rumentang Siang.

  1. Pendaftaran dimulai tanggal 1 Desember 2014 s/d 1 Maret 2015.
  2. Tempat pendaftaran Gedung Kesenian Rumentang Siang Jln. Baranangsiang No. 1 Kosambi Bandung Jawa Barat Tlp. 022 – 4233562, Mulai pukul 09.00 – 15.00 WIB (hari Minggu libur).
  3. Technical Meeting akan dilaksanakan pada hari Minggu 1 Maret 2015.
  4. Tempat Technical Meeting Gedung Kesenian Rumentang Siang, mulai pukul 10.00 WIB – selesai.

KETENTUAN PESERTA

  1. Peserta
    1. Festival Drama Basa Sunda ke 16 bersifat khusus untuk kalangan Pelajar Sekolah di seluruh wilayah Jawa Barat dan Banten. Setiap peserta dari Kabupaten / Kota bisa mengirimkan peserta / groupnya sebanyak mungkin.
    2. Peserta Festival Drama Basa Sunda ke 16 ini telah memenuhi semua persyaratan yang telah ditentukan oleh panitia, antara lain :
      1. Peserta telah mendaftarkan diri dan mengisi formulir pendaftaran yang telah disediakan oleh panitia.
      2. Setiap Peserta wajib menyertakan kartu Pelajar atau Surat Rekomendasi dari Sekolah, kecuali untuk Sutradara, Musik dan Penata Artistik.
      3. Telah melaksanakan pembayaran administrasi sebesar 250.000,00,- (dua ratus lima puluh ribu rupiah).
      4. Selama peserta berada di lokasi Festival tidak disediakan akomodasi / penginapan.
  2. Naskah
    1. Setiap peserta mendapatkan 6 (enam) buah naskah yang telah disediakan panitia,
    2. Peserta memilih salah satu dari 6 (enam) naskah tersebut, yaitu:
      1. Kėrė Unggah Balė (Karya : Arthur S. Nalan)
      2. Kalangsu (Karya : Ayi G. Sasmita)
      3. Kaferehe (Karya : Dadan Sutisna)
      4. Nyi Bagendit Gugat (Karya : Dhipa Galuh Purba).
      5. Nyi Anteh (Karya : Nazaruddin Azhar).
      6. Sėmah (Saduran Bebas Rosyid E. Abby dari Naskah Lituania, karya : Rupert Brook).

DASAR PENILAIAN

  1. Pementasan
  2. Penyutradaraan
  3. Aktor
  4. Aktris
  5. Artistik
  6. Musik
 

Tag:

Drama “Budah Si Narko”

Poster Budah si Narko

Dampak negatif dari arus globalisasi yang terlihat miris adalah perubahan yang cenderung mengarah pada krisis moral dan akhlak, sehingga menimbulkan sejumlah permasalahan kompleks melanda negeri ini salah satunya adalah dengan meningkatnya tindakan kriminalitas dan penyimpangan yang dilakukan sebagian para pelajar kita sekarang ini.

Kebiasaan anak jaman sekarang yang biasa kita lihat adalah terjadinya tawuran antar sekolah, konflik antar anak sekolah yang mengakibatkan perkelahian dan pembunuhan, kenakalan remaja yang berlebihan, siswa-siswi yang dianggap tidak sopan, tidak bertanggung jawab terhadap tindakannya, juga banyak siswa sekolah (pelajar) yang menjadi korban narkoba. Bahkan kebiasaan tawuran pun sekarang menjadi budaya, tak jarang dari mereka melakukan tawuran hanya untuk membuat sensasi, onar, dan kisruh tanpa alasan dan masalah yang jelas. Kenakalan remaja seperti free sex, pergaulan bebas, dan pemakaian narkoba sudah menjalar hingga ke pelosok desa.

Menyikapi kondisi yang telah disebutkan diatas, sangat diperlukan suatu bentuk dan tindakan nyata yang berkelanjutan serta berkesinambungan dari semua pihak, salah satunya ialah yang dilakukan oleh Teater Sunda Kiwari dengan mementaskan drama :

“Budah Si Narko”

Naskah : Dadan Sutisna

Sutrdara : HR. Dadi P. Danusubrata

Hari / Tanggal               : Jum’at, 22 Agustus 2014
Waktu                         : 19.30 WIB
Tempat                        : Gedung Padepokan Seni Mayang Sunda Jalan Peta (Lingkar Selatan) No.209 Bandung.
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 18 Agustus 2014 in Pementasan

 

Tag:

Teater Dongkrak Juara Festival Drama Sunda XIII 2014

teater dongkrakTEMPO.CO, Bandung – Dewan juri menobatkan Teater Dongkrak sebagai Juara Umum Festival Drama Basa Sunda XIII 2014 di Bandung yang dihelat kelompok Teater Sunda Kiwari. Memainkan lakon berjudul Di Hiji Tempat Nu Biasa karya Nazarudin Azhar, gelar kampiun ini mereka raih kembali setelah menunggu selama dua dekade atau sejak mendapat piala bergilir festival pada 1994.

Selain juara umum, awak Teater Dongkrak juga mendapat tiga penghargaan. “Artistik terbaik untuk Yudi Carmed, sutradara terbaik Jabo Widianto, dan Deden sebagai penata musik terbaik,” kata panitia festival, Dodi Eka Pratama, Senin, 5 Mei 2014. Juara kedua diraih kelompok teater Komunitas Seni Sastra Indonesia (KSSI) dari Kota Cimahi, dan Teater Lakon sebagai juara ketiga.

Dewan juri yang terdiri dari Godi Suwarna, Bambang Aryana, dan Rahman Sabur juga memilih Yoke Darisman dari Teater Getih sebagai aktor terbaik, dan Siti Aisyah dari Teater Lises Citraresmi sebagai aktris terbaik. Para pemenang mendapatkan hadiah berupa piala dan piagam penghargaan.

Festival yang digelar rutin dua tahun sekali itu berlangsung sejak 14 April hingga 4 Mei 2014 itu diikuti 61 kelompok teater dari berbagai daerah. Sejak dirintis 26 tahun silam, para kampiun festival tersebut yakni Teater Bina Budaya Cianjur pada 1990, Teater Sembada Bandung (1992), Teater Dongkrak Tasikmalaya (1994), Teater Serang Banten (1996), dan Teater Lorong Subang yang sudah empat kali juara umum pada 1998, 2000, 2004, dan 2012. Selain itu, Teater Citra Resmi dari kampus Universitas Winaya Mukti, Sumedang (2002); Teater Tarian Mahesa, Bandung (2008); dan Teater Tarian Mahesa, Ciamis (2010).

ANWAR SISWADI

 

Tag:

“Wilujeng Tandang”

Design Poster FDBS XIII photo

Jadwal Midang Patandang Festival Drama Basa Sunda XIII fix

 
 
 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.