RSS

Tanamkan Pancasila melalui Pertunjukan Berbahasa Sunda

22 Apr

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

sumber photo : Lin Rn

Sedikitnya 64 grup dan sanggar teater dari seluruh Jawa Barat mengikuti Festival Drama Basa Sunda (FDBS) ke-17 tahun 2016 yang digelar Teater Sunda Kiwari Bandung di Gedung Rumentang Siang, Jalan Baranang Siang, Kota Bandung, Senin (18/4). Ketua Panitia FDBS ke-17 Andri Permana Nopiandri mengatakan peserta yang mengikuti acara FDBS tingkat umum yang diselenggarakan dua tahun sekali ini, terus bertambah.

Hal tersebut terlihat dari jumlah pendaftar awal yang mencapi 69 peserta. “Namun karena yang lima lagi ada halangan, jadi yang tampil saat ini hanya 64 peserta,” katanya yang ditemui di lokasi acara FDBS. Animo festival ini dinilai cukup tinggi, selain dilihat dari banyaknya peserta, Teater Sunda Kiwari Bandung bahkan harus membagi dua acara festival di tingkat yang berbeda.

“Kalau dulu FDBS ini di campur, tapi karena ada masukan dari seniman, budayawan, dan tokoh lainnya, pada 2011 akhirnya kami membagi dua acara festival. Yang satu untuk tingkat umum dan yang satu untuk tingkat SMA, jadi acaranya kini tak hanya dua tahun sekali tapi jadi setahun sekali. Tahun ganjil untuk pelajar, genap untuk umum,” tuturnya.

Meski begitu, peserta yang mengikuti FDBS ini tak pernah berkurang, bahkan menurutnya, peserta tak pernah kurang dari 60 peserta baik di tingkat umum maupun di tingkat pelajar. Pada aplikasinya, panitia tak membatasi daya kreativitas peserta, mereka dibebaskan untuk menampilkan drama berdasarkan naskah yang mereka pilih.

Meski begitu, pihak Teater Sunda Kiwari menyediakan tujuh naskah pilihan bagi peserta yang tertarik. “Tentunya bila mengikuti FDBS baiknya drama yang ditampilkan harus menggunakan bahasa Sunda. “Tapi tak menutup kemungkinan ada juga yang menggunakan bahasa mereka seperti teater dari Indramayu, itu tak mengapa karena mungkin itu ciri khas mereka, malah di situ ada kolaborasi dua budaya,” jelasnya.

Memang, lanjutnya, sebagian sanggar atau grup teater yang mengikuti FDBS ini bukan semata-mata hanya untuk mendapatkan gelar juara atau ikut perlombaan saja, tapi juga sebagai ajang silaturahmi antarsanggar dan grup teater di seluruh daerah khususnya di Jawa Barat. “Dengan adanya festival ini mereka bisa sila tu – rah mi antar komunitas teater.

Jadi bukan hanya festivalnya yang mereka rindukan tapi juga suasana kekeluargaannya. Untuk itu lahkami mewadahi dan memfasilitasi hal tersebut,” terangnya. Sementara itu Ketua Teater Sunda Kiwari Bandung Dadi P Danusubrata mengatakan, pada tahun ini tema yang diambil yakni menanamkan pemahaman akan kandungan butir-butir Pancasila pada masyarakat.

Alasannya, karena banyaknya masyarakat yang kurang mengetahui butir-butir Pancasila. Dari beberapa peserta akan menampilkan tujuh naskah yang disediakan oleh panitia, naskah-naskah tersebut berjudul Jam Hiji Dua Puluh Salapan Menit karya Ayi G Sasmita; Dayeuh Simpekarya Lugieana De; Kalangkangkarya Nunu Nazarudin Azhar; Manusia Jero Botolkarya Rosyid E.Abby; Nu Gareuringkarya Dhipa Galuh Purba; Mojang Dua Rebuankarya Dadan Sutisna; dan naskah Polbakik karya Arthur S Nalan.

“Tujuh naskah ini baru, tetapi satu dari tujuh naskah merupakan saduran bebas,” katanya. Kepala Disparbud Jawa Barat Nunung Sobari mengatakan, kegiatan ini patut dilestarikan mengingat urutan bahasa Sunda di tingkat nasional masih diposisi 17, di bawah urutan bahasa Jawa. ”Kami pihak pemerintah akan mendorong kegiatan semacam ini walaupun anggaran masih cukup terbatas,” katanya. FDBS ini rencana akan digelar selama 21 hari yang dimulai dari tanggal 18 April – 8 Mei 2016. 64 peserta yang mengikuti festival ini akan memperebutkan piala bergilir yang sebelumnya di juarai oleh Teater Dongkrak dari Tasikmalaya.

AGIE PERMADI

sumber : http://www.koran-sindo.com/news.php?r=6&n=32&date=2016-04-20
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: